Berapa Lama Proses Pasang Kawat Gigi di Dokter Gigi?

berapa lama pasang kawat gigi

Memutuskan untuk memasang kawat gigi adalah investasi pada kesehatan dan penampilan. Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah: berapa lama proses pasang kawat gigi di dokter gigi? Jawabannya tergantung pada tahap yang dimaksud. Apakah hanya waktu yang dibutuhkan pada hari pemasangan, atau total waktu perawatan hingga hasil final.

Artikel ini menjelaskan keduanya agar kamu benar-benar yakin memutuskan pasang kawat gigi atau tidak.

Apa itu Kawat Gigi?

Kawat gigi (braces) adalah perangkat ortodontik yang dirancang untuk merapikan posisi gigi dan memperbaiki hubungan antar rahang. Perangkat ini umumnya terdiri dari bracket (penyangga yang ditempel pada gigi), archwire (kawat yang menghubungkan bracket), dan ligature atau karet pengikat.

Dokter gigi spesialis ortodonti menggunakan kawat gigi untuk mengarahkan gigi bergerak sedikit demi sedikit menuju posisi ideal melalui tekanan terukur dan terjadwal.

Selain fungsi estetika, kawat gigi juga memperbaiki fungsi gigitan, memudahkan kebersihan mulut, dan mengurangi risiko masalah jangka panjang seperti keausan gigi tidak merata atau gangguan sendi rahang. Proses perawatan melibatkan pemasangan awal, penyesuaian berkala, dan fase retensi setelah kawat dilepas untuk menjaga hasil.

Berapa Lama Pasang Kawat Gigi?

Secara umum, proses pasang kawat gigi di dokter gigi membutuhkan waktu sekitar 1–2 jam dalam satu kali kunjungan. Durasi ini tergolong normal dan dilakukan tanpa rawat inap.

Proses tersebut meliputi pembersihan gigi, pemasangan bracket di setiap gigi, pemasangan kawat utama, serta penyesuaian awal. Setelah selesai, pasien sudah bisa langsung beraktivitas seperti biasa, meskipun mungkin merasakan sedikit tekanan pada gigi selama beberapa hari pertama.

Agar lebih jelas, berikut gambaran tahapan saat hari pemasangan:

  1. Persiapan dan pemeriksaan singkat (10–20 menit)
    Dokter memastikan kondisi gigi dan gusi siap untuk pemasangan.

  2. Pembersihan dan pengeringan gigi (10–15 menit)
    Tahap ini penting agar bracket menempel dengan kuat.

  3. Pemasangan bracket (30–60 menit)
    Bracket ditempel satu per satu dengan presisi tinggi.

  4. Pemasangan kawat dan penguncian (10–20 menit)
    Kawat dipasang untuk mulai menggerakkan gigi.

  5. Instruksi perawatan setelah pemasangan (5–10 menit)

Total waktu keseluruhan biasanya berada di rentang 60–120 menit.

Berapa Lama Kawat Gigi Harus Dipakai?

Lama pemakaian kawat gigi tidak bisa disamaratakan karena sangat bergantung pada kondisi awal gigi dan rahang. Secara umum, durasi perawatan berkisar antara 6 bulan hingga lebih dari 24 bulan. Berikut penjelasan detailnya berdasarkan tingkat kasus:

1. Kasus Ringan (± 6–12 Bulan)

Kasus ringan biasanya melibatkan pergerakan gigi yang minimal dan tidak memengaruhi struktur rahang secara signifikan.

Contoh kasus ringan:

  • Gigi sedikit berjejal atau tidak rata ringan

  • Celah kecil antar gigi depan

  • Rotasi gigi ringan

  • Gigitan masih relatif normal

  • Tidak memerlukan pencabutan gigi

Pada kondisi ini, pergerakan gigi cenderung lebih cepat dan respons tulang rahang lebih mudah diarahkan. Dengan kontrol rutin dan kepatuhan pasien, hasil optimal dapat dicapai dalam waktu relatif singkat.

2. Kasus Sedang (± 12–24 Bulan)

Kasus sedang merupakan kondisi yang paling umum ditemui pada pasien dewasa.

Contoh kasus sedang:

  • Gigi berjejal sedang

  • Jarak gigi cukup lebar

  • Gigitan atas dan bawah tidak sejajar ringan hingga sedang

  • Membutuhkan pencabutan 1–2 gigi untuk menciptakan ruang

  • Perlu pergerakan gigi ke depan atau ke belakang secara signifikan

Pada tahap ini, dokter gigi memerlukan waktu lebih lama untuk memastikan setiap pergerakan gigi tetap stabil dan aman. Penyesuaian berkala menjadi kunci agar hasil rapi dan simetris.

3. Kasus Kompleks (± 24 Bulan atau Lebih)

Kasus kompleks membutuhkan perencanaan menyeluruh dan sering kali melibatkan kombinasi perawatan lain.

Contoh kasus kompleks:

  • Gigi berjejal berat

  • Kelainan gigitan signifikan (crossbite, open bite, deep bite)

  • Ketidakseimbangan rahang atas dan bawah

  • Riwayat kehilangan gigi yang memengaruhi susunan gigi

  • Membutuhkan pencabutan beberapa gigi atau perawatan tambahan

Pada kasus ini, waktu perawatan lebih panjang karena dokter harus mengontrol pergerakan gigi secara bertahap untuk menjaga kesehatan akar gigi dan tulang rahang.

Faktor yang Menentukan Lamanya Perawatan

Beberapa hal yang memengaruhi berapa lama kawat gigi perlu dipakai antara lain:

  • Tingkat kerapian awal gigi

  • Usia dan respons tulang rahang

  • Kepatuhan kontrol rutin

  • Konsistensi mengikuti instruksi dokter

  • Kebersihan gigi dan gusi selama perawatan

Semakin disiplin pasien, semakin optimal dan efisien hasil perawatan.

Kesimpulan

Jika Anda bertanya berapa lama pasang kawat gigi, jawabannya adalah sekitar 1–2 jam untuk proses pemasangan awal. Namun, untuk mendapatkan hasil maksimal, kawat gigi perlu dipakai selama 12–24 bulan dengan kontrol rutin.

Dengan perencanaan yang tepat dan perawatan yang konsisten, kawat gigi tidak hanya merapikan gigi, tetapi juga meningkatkan kenyamanan dan kepercayaan diri dalam jangka panjang.

Untuk perawatan gigi agar tampilan senyum Anda terlihat estetik, percayakan kepada Smile Art Dental Aesthetic.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. Apakah semua orang harus memakai kawat gigi sampai 2 tahun?

Tidak. Lama pemakaian sangat bergantung pada tingkat keparahan kasus. Pada kondisi ringan, kawat gigi bisa dilepas dalam waktu 6–12 bulan. Durasi 18–24 bulan lebih sering terjadi pada kasus sedang hingga kompleks.

2. Apakah orang dewasa membutuhkan waktu lebih lama dibanding remaja?

Umumnya iya, tetapi tidak selalu. Tulang rahang orang dewasa cenderung lebih stabil sehingga pergerakan gigi bisa sedikit lebih lambat. Namun, dengan kepatuhan kontrol dan perawatan yang baik, hasil tetap bisa optimal tanpa perbedaan waktu yang signifikan.

3. Apakah sering telat kontrol bisa memperpanjang waktu perawatan?

Bisa. Kontrol rutin memungkinkan dokter menyesuaikan tekanan dan arah pergerakan gigi secara tepat. Jika jadwal sering tertunda, perawatan berisiko menjadi kurang efisien dan durasinya bertambah.